Hatiku

Ya Rabbi, Ya Rahman, Ya Rahim.
Inikah yang dikatakan ujian-Mu??
Inikah yang dibilang musibah-Mu??

Inikah yang dipanggil umat Nabi Muhammad saw?
Inikah yang digelar umat yang paling mulia?
Layakkah engkau menerima gelaran itu?
Layakkah?? Patutkah??

Engkau sepatutnya malu!!
Pernahkah engkau merenung semula
sikap engkau?
akhlak engkau?
perbuatan engkau?
fikiran engkau?

Tidakkah engkau malu dengan-Nya?
Kerana engkau, engkau yang mengaku sebagai umat Nabi
Telah menjatuhkan maruah umat akhir zaman!
Tidakkah engkau malu terhadap Nabi?

Bukankah syafaat dari baginda yang engkau mahukan?
Beginikah caranya?
Belum tentu lagi baginda akan mengaku
Engkau sebagai umatnya..

Apatah lagi kerana engkau telah
Mensia-siakan perjuangannya.
Sepertinya engkau
Tidak punya sekelumit pun rasa CINTA terhadap Baginda
Sedangkan Allah mengasihinya..

Apakah engkau tidak mempunyai akal fikiran?

Sanggup engkau membiarkan orang Islam ditindas
Tega kali engkau menyorokkan kebenaran

“Dan janganlah kamu campur adukkan yang benar itu dengan yang salah, dan kamu sembunyikan yang benar itu pula padahal kamu semua mengetahuinya”
[2:42]

Sanggup engkau bersubahat dengan golongan munafik
dengan perbuatanmu itu,
tiada bezanya engaku dengan mereka

Dalam hati mereka (golongan yang munafik itu) terdapat penyakit (syak dan hasad dengki), maka Allah tambahkan lagi penyakit itu kepada mereka; dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya, dengan sebab mereka berdusta (dan mendustakan kebenaran).
[2:10]

Sampai hati engkau membiarkan mereka yang berada dalam kekufuran??

Ya Allah!!
Bukakanlah pintu hati kami
Bukakanlah mata hati kami
Sedarkanlah kami dari mimpi-mimpi dan angan-angan kami
Sesungguhnya angan-angan itu datangnya dari musuh kami

 

Sedarkanlah kami,
Bahawa selama ini kami telah diperdayakan oleh musuh Islam yang menyimpan dendam kesumat
Bahawa selama ini mereka ingin melalaikan kami
dengan senjata utama mereka iaitu;
HEDONISME dan HEGEMORI

Kita telah dikurniakan nikmat sebagai umat akhir zaman. Besar tanggungjawab dan cabaran. Besar lagi nikmatnya. InsyaAllah.. Jangan kita sesekali mensia-siakan nikmat menjadi umat akhir zaman yang diberi oleh Allah SWT.

Umar bin Khatthab pernah berkisah. Saya bersama Rasulullah SAW sedang duduk-duduk. Rasul SAW bertanya kepada para sahabat, “Katakan kepadaku, siapakah makhluk Allah yang paling besar imannya?” Para sahabat menjawab, “Para malaikat, wahai Rasul”. Nabi SAW bersabda, “Tentu mereka demikian. Dan mereka berhak seperti itu. Tidak ada yang bisa menghalangi itu, karena Allah SWT telah memberikan mereka tempat”.

Para sahabat menjawab lagi, “Para Nabi yang diberi kemuliaan oleh Allah SWT, wahai Rasul”.

Rasulullah SAW bersabda, “Tentu mereka demikian. Dan mereka berhak seperti itu. Tidak ada yang bisa menghalangi itu, karena Allah SWT telah memberikan mereka tempat”.

“Wahai Rasul, para syuhada yang ikut bersyahid bersama para Nabi,” jawab mereka kembali. Rasul bersabda, “Tentu mereka demikian. Dan mereka berhak seperti itu. Tidak ada yang bisa menghalangi itu, karena Allah SWT telah memberikan mereka tempat”.

“Lalu siapa, wahai Rasul?,” tanya para sahabat.

Lalu Nabi SAW bersabda, “Kaum yang hidup sesudahku. Mereka beriman kepadaku, dan mereka tidak pernah melihatku, mereka membenarkanku, dan mereka tidak pernah bertemu dengan aku. Mereka menemukan kertas yang menggantung, lalu mereka mengamalkan apa yang ada pada kertas itu.

 

Maka, mereka-mereka itulah yang orang-orang yang paling utama di antara orang-orang yang beriman”. Subhanallah!

– Artikel iluvislam.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s